RSS

Transformers 3: Dark of The Moon Trailer

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 1 Mei 2011 in Video

 

KONSELING ALDERIAN

BIOGRAFI


ALFRED ADLER (1870-1937) adalah anak ketiga dari sebuah keluarga yang terdiri dari lima anak laki-laki dan dua anak perempuan. Seorang saudara laki-lakinya meninggal waktu masih kanak-kanak. Masa kanak-kanak Adler bukanlah masa yang bahagia, oleh karena ia sakit-sakitan dan sangat sadar akan datangnya maut. Pada usia empat tahun ia hamper saja meninggal karena radang paru-paru, dan pada saat itu pula dia berkeputusan untuk menjadi dokter.

Oleh karena pada tahun-tahun kehidupannya dia sering menderita sakit, Adler dimanjakan oleh ibunya. Di kemudian hari dia tidak dimanja lagi karena kehadiran adik laki-laki yang lebih diperhatikan oleh ibunya. Nampaknya dia mengembangkan hubungan saling percaya dengan ayahnya dan tidak merasa dekat dengan ibunya. Dia merasa iri terhadap adeknya, yang menyebabkan terjadinya pertentangan-pertentangan selama masa kanak-kanak dan masa adolsen. Masa kanak-kanaknya diwarnai dengan perjuangan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan masa kanak-kanak dan rasa rendah diri. Jelas bahwa pengalaman dalam keluarga ini member dampak pada teori-teorinya. Meskipun demikian dia merupakan eladan dari orang yang meembentuk kehidupannya sendiri sebagai lawan dari orang yang ditentukan oleh jalan nasibnya.

Adler adalah seorang pelajar yang tidak pandai dan gurunya menyarankan kepada ayahnya bahwa profesi yang layak baginya adalah tidak lebih dari seotang tukang sepatu. Dengan niat yang membaja pada akhirnya Adler naik ke jenjang juara kelas. Dia melanjutkan studinya ke Fakultas Kedokteran Universitas Vienna, buka praktek dokter swasta sebagai spesialis mata (opdthalmologist). Akhirnya mengambil spesialisasi syaraf (neurology) dan psikiatri dan minatnya sangat besar akan penyakit anak-anak yang tidak bisa disembuhkan.

Adler sangat peduli terhadap orang kebanyakan. Minat sosialnya diungkapkan melalui sikapnya yang vocal terhadap praktek membesarkan anak-anak, reformasi sekolah dan prasangka yang menyebabkan timbulnya konflik. Gaya bahasa dalam berbicara serta menulis hang digunakannya adalah sederhana serta non teknik sehingga orang mudah mencerna serta mengaplikasikan Psikologi individualnya. Setelah berdinas dalam Perang Dunia I sebagai Perwira Kesehatan dia ciptakan banyak klinik bimbingan anak-anak di sekolah-sekolah umum dan mulai melatih guru-guru, pekerja sosial, dokter-dokter serta tenaga-tenaga profesional yang lain. Dia merintis praktek mengajar para profesional melalui demonstrasi hidup dengan orang tua dan anak-anak di hadapan hadirin yang besar jumlahnya. Jumlah klinik yang diciptakannya tumbuh pesat dan makin populer dan dia pun tiada jemu-jemunya mengajar serta mendemonstrasikan karyanya.

Adler hidup dengan jadwal kerja yang kelewat padat, namun masih bisa menyempatkan diri untuk menyanyi, berrmain musik dan bergembira diantara teman sejawatnya. Dia mengesampingkan nasihat sahabatnya untuk sedikit mengurangi kegiatannya. Pada pertengahan tahun 1920 dia mulai mengajar di Amerika Serikat, serta di kemudian hari sering melakukan kunjungan serta perjalanan keliling. Jadwalnya yang ketat terus-terus berlanjut, pada tanggal 28 Mei 1937, waktu sedang berjalan-jalan sebelum memberikan kuliah yang sudah dijadwalkan di Aberdeen, dia roboh dan meninggal karena serangan jantung.

Read the rest of this entry »

 
 

Tag: , , , ,

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.
 
1 Komentar

Posted by pada 1 Mei 2011 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.